Cara Membuat Local Software Repository Menggunakan Pacman Cache

Pada praktik kali ini kita akan membuat local repository menggunakan pacman cache dan hardware penyimpanan lokal yang bisa berupa hardisk eksternal/internal, usb atau kaset cd/dvd. Cara ini akan sangat memudahkan kita jika ingin menginstall aplikasi di arch linux tanpa harus terkoneksi dengan internet. Pada dasarnya kita cukup membuat backup instalasi paket aplikasi yang telah di download menggunakan pacman.

Software Repository

Software repository merupakan lokasi penyimpanan berisi paket aplikasi atau software untuk di download untuk di install. Official Arch linux repository berisi banyak sekali aplikasi yang di update secara rutin: ketika satu paket aplikasi di dalam repository tersebut di upgrade, maka versi paket yang lama akan dihapus. Menggunakan arch linux kita tidak perlu mengupgrade os kita setiap 4 tahun seperti distro linux pada umumnya jadi setiap paket aplikasi di Official repositori selalu terupdate dan selalu kompitable dengan versi Arch linux yang kita install di komputer.

Perlu dicatat jika kita menggunakan instalasi arch linux arsitektur x8664 maka akan kompitable dengan repositori yang menyediakan aplikasi untuk arsitektur x8664.

Pacman Cache

Setiap kali kita menginstall aplikasi atau software menggunakan pacman, pacman akan mengunduh versi terbaru dari mirror repositori Arch linux dan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita. Pacman tidak langsung menghapus paket instalasi yang di unduh dari internet melainkan akan disimpan sebagai cache instalasi pada hardisk penyimpanan dimana kita menginstall sistem. Kita bisa melihat cache aplikasi tersebut di folder /var/cache/pacman/pkg.

Keuntungan Membuat Local Repo

  1. Tidak perlu mengunduh lagi paket aplikasi atau librari yang dibutuhkan aplikasi tersebut dari internet.
  2. Menghemat kuota jika kamu akan menginstall paket di beberapa komputer berbeda.
  3. Instalasi apikasi langsung menggunakan pacman.
  4. Bisa digunakan untuk backup paket dari aur-repo tanpa harus build lagi dari awal.

Membuat Local Repo Dari Backup Pacman Cache

Setelah kita mengetahui sedikit tentang Arch Linux Repository dan Pacman Cache, maka kita tahu dimana kita akan memulai. Tapi sebelumnya kita memerlukan penyimpanan untuk membuat backup pacman cache. Kamu bisa menggunakan external hardisk, flashdisk, atau cd.

Untuk praktik disini saya menggunakan External hardisk, penyimpanan ini sangat di rekomendasikan karena nantinya kita akan memerlukan banyak ruang untuk membuat backup dan akan lebih mudah untuk mengupdate repo kita (menambah atau mengupgrade paket aplikasi). Jika kamu akan menggunakan cd maka kamu bisa membuat folder di partisi /home dan nanti bisa di burn ke cd setelah menambahkan paket aplikasinya ke file database.

  1. Membuat Backup Pacman Cache

    Setelah kita memutuskan penyimpanan yang akan digunakan maka langsung saja hubungkan ke komputer dan mount menggunakan aplikasi file manager seperti pada gambar 1.1 dibawah.

    Gambar 1.1 mount partisi penyimpanan
    Gambar 1.1 mount partisi penyimpanan

    Pada praktik ini (di tunjukkan pada gambar) saya menggunakan salah satu partisi hardisk khusus backup yang didalamnya terdapat folder pacman untuk backup pacman cachenya. Kamu tidak harus membuat folder di partisi tersebut jika ingin menggunakan semua partisi di penyimpanan.

    Selanjutnya salin semua cache pacman ke penyimpanan kita. kamu bisa menggunakan perintah cp atau rsync kalau terinstall dikomputer.

    rsync -r /var/cache/pacman/pkg/* /run/media/[user]/Backups/pacman/

    /var/cache/pacman/pkg/ adalah lokasi dimana pacman menyimpan cache paket aplikasi yang diinstall di komputer dan /run/media/[user]/Backups/pacman/ adalah lokasi dimana kita akan menyimpan salinannya, [user] bisa diganti dengan nama user yang digunakan untuk login.

  2. Membuat Database Repo

    Untuk membuat database repositori lokal, kita bisa menggunakan script yang sudah tersedia dari pacman yaitu repo-add seperti berikut:

    repo-add -R /run/media/[user]/Backups/pacman/namaRepo.db.tar.gz /run/media/[user]/Backups/pacman/*.tar.zst

    Opsi -R digunakan untuk menghapus paket versi lama dan menggantinya dengan versi terbaru, /run/media/[user]/Backups/pacman/namaRepo.db.tar.gz adalah dimana kita menyimpan file database repo kita (nama namaRepo adalah nama repo kita, bisa diganti sesuai keinginan ) dan /run/media/[user]/Backups/pacman/*.tar.zst adalah file paket aplikasi yang akan kita tambahkan ke repo database kita.

    Ada kalanya kita mendapatkan file paket yang ektensinya .tar.xz, .tar.Z, atau .tar.bz2 dari pacman cache. Jika kamu ingin menambahkannya juga ke database bisa diulangi perintah diatas dengan mengubah ekstensi file paket yang akan kita tambahkan. Contohnya seperti berikut:

    repo-add -R /run/media/[user]/Backups/pacman/namaRepo.db.tar.gz /run/media/[user]/Backups/pacman/*.tar.xz

    Jika kamu akan membuat CD/DVD-nya maka kamu bisa burn semua paket dan file database yang telah dibuat diatas.

  3. Menggunakan Repositori Lokal Yang Sudah Kita Buat

    Agar repositori yang telah kita buat bisa digunakan oleh pacman, maka kita perlu mengubah file konfigurasi pacman /etc/pacman.conf (diperlukan akses root) dengan menambahkan repositori kita diatas official repo lain (seperti : extra,core,dll) agar repo kita digunakan terlebih dahulu sebelum pacman melihat dan mengunduh dari repo lainnya dari internet.

    [namaRepo]
    SigLevel = Optional TrustAll
    Server = file:///run/media/[user]/Backups/pacman/

    Jangan lupa ganti [user] dengan nama user login kamu dan simpan konfigurasinya.

    Mount kembali penyimpanan dimana kita menyimpan repositori yang kita buat tadi.

    Gambar 1.2 mount penyimpanan repo
    Gambar 1.2 mount penyimpanan repo

    Langkah terakhir sinkronkan database pacman untuk menggunakan repo yang terbaru.

    sudo pacman -Syu

Tips Lain

Terkadang kita tidak bisa menemukan aplikasi yang kita inginkan untuk diinstall menggunakan pacman dan harus mengkompile aplikasi tersebut dari source atau aur-repo. Kita bisa menyalin paket hasil build tersebut dan mengupdate repo kita agar nantinya kita tidak perlu mengunduh source kodenya dan mengkompile aplikasi tersebut dari awal.

Setelah semua di backup, kamu bisa menghapus semua paket di pacman cache untuk mengurangi penggunaan ruang di partisi sistem dengan menggunakan perintah:

sudo pacman -Scc

atau hanya untuk menghapus cache versi lamanya saja:

sudo pacman -Sc

Penutup

Setelah kita menyelesaikan semua langkah diatas, kita bisa menginstall aplikasi dari repositori kita menggunakan pacman seperti contohnya:

sudo pacman -S gimp

Untuk mengupdate repositori, kita bisa mengulangi langkah 1 dan 2, begitupula untuk menginstall aplikasi ke komputer kita menggunakan langkah 3 untuk memastikan lokasi dimana repositori kamu berada. Jika sudah selesai maka kamu bisa unmount penyimpanannya dan bisa digunakan kembali di lain waktu.

#Linux #Arch